Tips Mempelajari Cyber Security Dari 0

Cybersecurity atau keamanan siber sangat penting bagi konsumen maupun pelaku usaha, hal ini akan tertinggal jika para pelaku usaha tidak mencoba mempelajari keamanan siber untuk sistem keamanan pada website atau toko online miliknya. Sistem keamanan yang kuat akan memberikan perlindungan yang lebih baik untuk data konsumen dan perusahaan. Tanpa jaminan keamanan yang baik, perusahaan bisa kehilangan kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, kini semakin banyak orang yang mencari panduan dan cara belajar cyber security untuk pemula hingga ahlinya.

Seiring berjalannya waktu, perkembangan industri digital memang berkembang pesat, diiringi dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin maju. Dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, keamanan data digital semakin mendapat perhatian serius. Data digital rentan terhadap ancaman kejahatan dunia maya, sehingga dibutuhkan perlindungan yang baik. Oleh karena itu, materi cyber security terbaru dan terlengkap selalu dicari oleh banyak orang disertai dengan konsep dasar cara belajar cyber security untuk pemula yang mudah dipahami dan dipraktekkan.

Tips Mempelajari Keamanan Cyber ​​Dari 0

Semakin banyak perusahaan yang mulai memperhatikan keamanan siber, membuka lebih banyak kesempatan kerja di bidang teknologi informasi. Hal ini tentunya menjadi peluang bagi generasi muda atau generasi milenial saat ini untuk berkarir di bidang teknologi. Untuk bisa belajar dengan baik, seorang pemula bisa memilih universitas yang juga memiliki basic cyber skill seperti UNTAN, Binus, UI, UIN, dll. Setelah berada di universitas yang tepat, ada beberapa langkah pembelajaran cyber security yang dapat diterapkan sebagai berikut.

  1. Belajar Bahasa Pemrograman

Setiap pakar keamanan siber dituntut untuk memahami bahasa pemrograman agar dapat mengukur potensi serangan siber pada sistem dan merancang langkah-langkah antisipasinya. Tahapan ini merupakan langkah awal untuk menjadi ahli keamanan dunia maya. Bahasa pemrograman seperti Java, C, C #, C ++, PHP, Javascript, HTML, Jquery, Pyton, Cobol, Pascal, dan sebagainya dapat membantu pakar keamanan cyber memahami backend suatu sistem. Untuk bisa belajar bahasa pemrograman dengan lebih baik, para pemula juga bisa belajar dengan belajar di universitas yang memang memiliki basis di dunia cyber seperti Universitas Tanjungpura atau UNTAN dan Binus.

  1. Menganalisis dan Mengantisipasi Risiko

Seorang ahli keamanan siber dibutuhkan untuk dapat mengantisipasi kemungkinan ancaman kejahatan siber. Kemampuan menganalisis dan mengatasi risiko adalah kemampuan yang dibutuhkan sebagian besar perusahaan dari pakar sistem keamanan siber di Indonesia dan dunia. Sementara itu, mengantisipasi ancaman serangan siber lebih mengacu pada proses dan kebijakan perusahaan untuk mencegah pelanggaran data dan keamanan konsumen serta meminimalkan kerusakan yang terjadi saat terjadi serangan siber.

UNTAN sebagai universitas yang memiliki perhatian khusus di dunia cyber juga memberikan pelajaran dalam mengantisipasi risiko kejahatan cyber. Sehingga lulusan UNTAN dapat memiliki proses analisis dan antisipasi kejahatan dunia maya yang baik.

  1. Mendeteksi Potensi Serangan Kejahatan Dunia Maya

Setiap sistem berpotensi diretas. Oleh karena itu, seorang ahli keamanan siber diharapkan dapat meminimalkan hal tersebut dengan kemampuan analitisnya. Dengan kemampuan deteksi intrusi, pakar keamanan siber dapat mendeteksi potensi ancaman serangan siber yang dapat membahayakan sistem.

  1. Pahami Layanan Berbasis Cloud

Langkah selanjutnya untuk mempelajari keamanan dunia maya adalah mempelajari dan memahami layanan cloud. Kemampuan tersebut menjadi skill yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan saat ini karena semakin banyak perusahaan yang menggunakan layanan berbasis cloud. Layanan berbasis cloud cukup rentan terhadap risiko serangan dunia maya seperti pembobolan data atau peretasan. Oleh karena itu, keamanan cloud wajib bagi perusahaan berbasis cloud.

  1. Belajar Menguasai Enkripsi

Potensi serangan dunia maya semakin meningkat dari waktu ke waktu. Untuk dapat mengidentifikasi dan mencegah serangan siber yang semakin kompleks, diperlukan pakar keamanan siber yang memiliki kemampuan tingkat tinggi seperti enkripsi. Keterampilan ini diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan tindakan terburuk seperti pencurian data penting dan akses tidak sah.

Enkripsi diperlukan sebagai upaya terakhir untuk melindungi data penting karena data terenkripsi tidak dapat diakses tanpa menggunakan kunci enkripsi. Sebagai universitas berbasis cyber, UNTAN juga akan memberikan materi tentang enkripsi dengan porsi yang matang bagi seluruh mahasiswanya.

bagikan

Related posts

Leave a Comment